Strategi Marketing Pariwisata Indonesia

Standard

#31HariMenulis Hari ke-19

Jika kita bicara tentang marketing, secara umum mencakup tiga hal yaitu: customer management, product management, dan brand management. Di pariwisata, konsep ini diubah sedikit menyesuaikan dengan proses bisnis yang ada.

Customer management adalah menyangkut origination, yaitu para wisatawan yang berasal dari target pasar yang kita bidik. Jadi kita mengelola portofolio customer dari berbagai negara yang menjadi target market kita.

Product management kalau di dunia pariwisata adalah destination atau obyek-obyek yang akan dikunjungi oleh wisatawan. Kita mengelola destinasi dan atraksi yang bisa menarik wisatawan untuk dating ke Indonesia.

Kemudian brand management adalah upaya kita untuk memperkuat ekuitas brand (brand equity), dalam hal ini adalah Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. 

Kita sering mendengar marketing diringkas menjadi PDB (Positioning, Differentiation, Brand). Elemen pertama adalah strategi yang unsur lengkapnya ada tiga yaitu: Segmentation, Targeting, Positioning (STP). Jadi yang diambil hanya unsur Positioning-nya saja.

Lalu elemen kedua adalah taktik yang unsur lengkapnya ada tiga yaitu: Differentiation, Marketing Mix, Selling (DMS). Di sini juga diambil unsur Differentiation-nya saja.

Sedangkan elemen ketiga adalah nilai yang unsur lengkapnya ada tiga yaitu: Branding, Process, Service (BPS). Untuk yang ketiga, elemen yang diambil adalah Process-nya. Kenapa? Karena Process di sini adalah waktu (Time).

Ingat bahwa pariwisata itu sangat sensitif terhadap waktu, sifatnya seasonal. Pariwisata itu menyangkut langsung orang, ia menyangkut pergerakan orang yang ada low dan peak seasons-nya.

Ini berbeda dengan di industri telekomunikasi yang menyangkut pergerakan signal. Di industri telekomunikasi tidak sensitif terhadap waktu karena yang jalan di jaringan adalah signal, bukan orang.

Di industri pariwisata, karena yang jalan adalah orang maka ia sensitif terhadap waktu, jadi peak seasons-nya sangat variatif tergantung liburnya kapan. Ini yang disebut Time di dalam konsep DOT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *