Valentine dan Empathetic Marketing to Jomblo

Standard

Apa tanda-tanda hari Valentine telah tiba? tiba-tiba banyak penjual bunga dan soklat, dan ya tentu saja debat tak berujung tahunan di socmed yang membahas apakah merayakannya haram. Setiap tanggal 14 Februari kita selalu diriuhkan netizen beradu argumen haram tidaknya merayakan Valentine (bagi yang muslim), padahal saya sendiri masih bingung, sebenarnya merayakan Valentine itu bagaimana sih?

Valentine sendiri sejarahnya juga simpang siur tak jelas dengan banyak versi, yang intinya adalah dirayakan untuk mengungkapkan kasih sayang pada pasangan, atau orang-orang yang kita sayang. Ini memang konspirasi wahyudi, atau pasti akal-akalan industri untuk mengeruk keuntungan.

OK, ini Valentino Rossi

OK, ini Valentino Rossi meratapi kejombloannya

Continue reading

Authentic Branded Service

Standard

Yuswohady

Farid Fatahillah

Penulis adalah Managing Partner dan Business Analyst di Inventure

IMG_20140224_142957

Akhir Februari lalu kami bersama teman-teman entrepreneur Komunitas Memberi (@MemberiID) berkunjung ke markas Garuda Indonesia, Cengkareng. Yang belum tahu, Komunitas Memberi adalah sebuah movement yang digagas untuk mendorong usaha kecil-menengah (UKM) membangun brand dan mencapai kapasitas kelas dunia. Ingat, setahun lagi kita semua memasuki Asean Economic Community (AEC) dimana UKM-UKM dari negara Asean bersaing secara terbuka.

Beruntung sekali kami bisa menyimak “rahasia dapur” Garuda dari Pak Faik, Direktur Layanan, yang menjadi arsitek konsep servis kelas dunia Garuda dan telah meraih berbagai penghargaan internasional. “Garuda Indonesia membawa konsep service di hotel bintang lima ke dalam pesawat,” papar Pak Faik saat menjelaskan konsep servis First Class Garuda. Interesting! Continue reading