2017 year in review: The Quantum Leap

Standard

Tak terasa beberapa jam lagi tahun sudah berganti. 2017 terlewat dengan begitu banyak kejutan yang mencengangkan. Bisa jadi, tahun ini adalah tahun terpenting selama melewati 3 dekade usia. Berbagai pencapaian dan pengalaman baru yang amazing saya dapatkan di tahun ini. Saya menyebut tahun ini sebagai sebuah lompatan besar atau quantum leap sekaligus transisi menuju episode menegangkan selanjutnya.

Beberapa peristiwa penting yang saya alami selama 2017 terangkum sebagai berikut:

1. Dekade ketiga

November kemarin, saya resmi berusia 30 dimana belum pantas disebut om-om tapi juga bukan mas-mas lagi. Sepanjang melewati usia 29, Saya teringat percakapan Yusuf dan Ambar di 3 Hari Untuk Selamanya;

“Pas lo umur 29, posisi Bumi sama Planet Saturnus itu balik lagi di posisi yang sama waktu lo lahir. Nah Planet Saturnus itu, planet yang mempengaruhi alam bawah sadar lo. Itu semua, naluri alamiah lo, keluar semua. Meledak!”

“Itu tu kayak, kaki lo di angkat, kepala lo di bawah, trus dikocok-kocok sampai isi perut lo keluar semua. Trus lo liatin tu isi perut lo, trus lo balikin lagi”

Transisi usia 29 ke 30 kemarin adalah momentum untuk menata hidup lebih baik lagi.

2. Menerbitkan buku pertama

Ini tentu sebuah pencapaian paling membanggakan yang saya dapatkan. Verba volant, scripta manent! Tulisan lah yang abadi. Maka menjadi bagian dari penulis buku #GenM atau #GenerationMuslim, sudah tentu adalah pencapaian yang tak terlupakan.

3. Berkelana ke tempat-tempat baru

Pencapaian selanjutnya si 2017 ini adalah piknik sekaligus kerja menjelajah tempat-tempat baru terutama wilayah timur Indonesia. Alhamdulillah, tahun ini saya akhirnya menginjakkan kaki di NTB, NTT, hingga Maluku (Kei Island). Bahkan tahun ini saya pertama kali ke Bali lagi setelah 15 tahun terakhir kesana saat SMP, wkwkwkwk.

Paruh kedua tahun ini, hampir setiap bulan (bahkan mungkin tiap minggu) saya tugas keluar kota mempromosikan Wonderful Indonesia. Pengalaman paling mengesankan tentu saja ke Pulau Kei bareng beberapa seleb yang tak akan terlupakan.

4. Ketemu orang-orang baru

Menjalani profesi sebagai konsultan, networking adalah hal yang wajib dan sangat penting. Ngga pernah nyangka kalo tahun ini bisa kenal dengan Dian Sastro, Prilly Latuconsina dan Aurel!!! Selain itu sebuah kesempatan yang luar biasa bisa ketemu dan berada dalam satu tim dengan orang-orang hebat di Wonderful Indonesia Co-branding Forum (WICF) Kementerian Pariwisata.

*****

Demikian pengalaman paling mengesankan yang saya alami di tahun 2017. Selamat datang 2018!

 

 

 

Culinary Outlook 2016

Standard

Entah kenapa, belakangan ini waktu terasa berjalan begitu cepat sekali, entah saya yang selo semakin sibuk atau memang kiamat semakin dekat. Tiba-tiba saja 2015 sudah berlalu, sementara belum dikasih beli kalender yang baru.

Seperti halnya orang-orang kekinian, pergantian tahun adalah saatnya melakukan refleksi kaki atau berkontemplasi membuat resolusi, namun saya memilih sok-sok an membuat semacam outlook atau prediksi. 2 tahun belakangan saya membuat “Celebrity & Entertainment Outlook”, namun akhir-akhir ini saya sudah jarang mengikuti perkembangan Aurel dinamika dunia selebritas nasional, jadi saya memutuskan untuk membuat outlook tentang kuliner.

cul22

Kebetulan saya senang makan apalagi ditraktir, tentu yang harus digarisbawahi, saya hanyalah penikmat kuliner amatir, jadi kita bahas hal-hal yang remeh temeh saja, untuk urusan kuliner yang advance biar Tante Farah Quinn saja :p.  Continue reading

Celebrity and Entertainment Outlook 2015: Sebuah Perenungan

Standard

“Waktu terus berlalu…seiring langkahku…yang coba tuk lewati hari demi hari” – Funky Kopral

Tak sengaja lagu ini terdengar lagi. Sebuah nomor ciamik dari band fenomenal di akhir 90-an, yang konon model video klip lagu ini menjadi bintang bokep di Bandung. Oke, too much information.

Ya, waktu berlalu begitu kencang walau tak sekencang dekapan mantan pas motoran di kala hujan, tak terasa tahun berganti tahun. Rasanya baru kemarin menulis postingan selo yang sama di malam tahun baru, kini sudah hampir tahun baru lagi.

Karena membuat resolusi di tahun baru sudah terlalu mainstream…

Seperti tahun-tahun sebelumnya sayangnya postingan ilang, kalau bos saya bikin Marketing Outlook 2015, maka sebagai peneliti Pusat Kajian Selebritis Madani Sejahtera (Puskesmas) saya tergerak untuk membuat semacam catatan dan outlook  tentang industri entertainment tanah air *halahpret*.

Dunia selebritis dan hiburan di negeri ini semakin berkembang nan gemerlap serta penuh dinamika. Seperti hukum rimba, siapa yang “kuat” dia yang akan bertahan. Semakin banyak seleb-seleb muka baru, pun seleb lama muncul dengan branding baru. Di 2014, Saya menangkap beberapa fenomena yang saya yakin akan menjadi tren ke depan (setidaknya di 2015). Continue reading

Dua Tujuh dan Hal-Hal yang (Belum) Selesai

Standard

Suara jangkrik masih bersahutan dini hari itu, saat kami terdampar di sebuah perbukitan cantik dekat perbatasan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dengan Karesidenan Kedu. Orang-orang menyebutnya Sendangsono. Tempat suci yang menjadi tujuan ziarah orang katolik, di mana  Romo Van Lith melakukan pembaptisan untuk pertama kalinya di pulau jawa.

Dalam keheningan subuh yang kudus itu, kami menanti datangnya pagi. Sebuah pagi yang mengajarkan, bahwa setinggi apapun matahari, ia senantiasa rendah hati, menyapa yang jauh dan tak terjangkau. Ya, sebuah pagi yang menakjubkan, meminjam istilah Sheila on 7.

Saya begitu terkagum dengan lanskap karya Romo Mangun ini, seperti halnya saya terpesona oleh novelnya “Burung-Burung Manyar”. Sebuah tempat yang penuh kedamaian nan hening untuk sejenak berkontemplasi.  Pagi itu, saya tepat berusia 22. *kemudian mengalun lagu ..namaku si ratu oke, umurku 22..*

gambar diambil dari http://sabdatamatours.files.wordpress.com/2012/06/041.jpg

Sendangsono *gambar diambil dari sini*

Continue reading

Ode to My (alm) Brother

Standard

If tears could build a stairway on memories alone, I’d walk right up to Heaven and bring you home again…

Happy birthday my (alm) little brother.

If still given a chance to see the world, now you have 20 years.

Now almost six years you go.

I’ll always be proud to be your brother ever 🙂

After all tomorrow is another day…

Goodbyes are not forever. Goodbyes are not the end. They simply mean until we meet again!

Sincerely,

Your brother

In Search of Meaning

Standard

On the midnight of November 18, 2010; 1 hour before my 23rd birthday, I turned off my handphone.. and purposely disconnected myself from the world for 6 hours. For what?  To review and reflect on my life…

23 years in life is very important to me. I wanted to review if I am a good person, an excellent person, or a great person? Or none of those at all…?

I spent 6 hours from 18 Nov night to find out the answer…

Finally, I found it. I found that I am not one of those.. so many people are better, more excellent or greater than I… 🙂

After more thinking, I finally conclude that the most important thing in life is not to be any of those, but how you find your meaning in life and live that meaning.. Being excellent, good or great are only bonuses.. 😉